Raspberry Pi Series Part 1 : Installisasi dan Akses Dengan SSH

pada post pertama saya di Boxer, saya akan mulai dengan sebuah artikel yang akan membahas tentang Raspberry pi, tapi sebelum itu apa sih Raspberry pi itu?

Raspberry pi adalah sebuah komputer burukuran sekecil kartu kredit, berharga murah yang dapat menggunakan monitor atau TV dan mouse serta keyboard komputer standar untuk pengaksesanya, yang menawarkan untuk dapat mengexplore bahasa pemrograman terlebih python. dengan fungsi yang sama layaknya komputer pada umumnya, seperti browsing, memutar video, hingga melakukan pekerjaan kantor sejenis word dan spreedsheet, dan juga gim. terlebih Raspberry pi memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan dunia luar, yang sangat cocok untuk diterapkan pada konsep IOT yang sedang berkembang belakangan ini.

Dalam artikell ini sistem operasi yang akan digunakan pada Raspberry pi adalah Raspbian, Raspbian adalah sebuah sistem operasi yang menjadi rekomendasi dalam penggunaan Raspberry pi secara normal, dengan berbasiskan Debian yang dioptimasi pada hardware Raspberry pi, Raspbian ini juga di lengkapi dengan 35.000 paket software yang mudah untuk dipasang

sebenarnya ada beberapa cara dalam penginstallan raspbian pada Raspberry pi. salah satu yang paling mudah adalah menggunakan etcher. etcher sendiri adalah sebuah software cross-platform untuk mem-flash citra sistem operasi ke dalam SD card maupun USB drive. untuk menggunakan software ini mari kita lakukan tahap tahap berikut. di sini saya menggunakan sistem operasi Ubuntu 18.04, pada tutorial ini saya menggunakan file appimage yang langsung dapat dijalankan langsung setelah didownload, sebelum itu bisa di download versi terbaru etcher pada laman berikut ini


untuk menjalankan file appimage, pertama buka terminal lalu pindah direktori aktif ke tempat file app image berada, misal di komputer saya berada di Downloads jadi

cd ~/home/re/Downloads/
chmod +x namafile.appimage ## 'namafile' di ganti dengan nama file sebenarnya
./namafile.appimage ## 'namafile' di ganti dengan nama file sebenarnya

lanjut ke langkah pertama siapkan sd card kemudian file raspbian serta buka aplikasi etcher, dengan sd card sudah terpasang maka etcher akan mendeteksi adanya sdcard kemudian pilih berkas citra raspbian seperti gambar dibawah ini

pilih flash namun sebelum memilih flash, bila ingin lebih cepat, dalam pengaturan etcher di sudut kanan atas, bisa kita klik dan unchek validate write on success. Setelah menekan tombol flash maka akan ada kotak dialog untuk memasukan password untuk akses root, setelah memasukan password maka proses flashing akan berjalan, tunggu beberapa saat hingga loading bar penuh dan tertulis sukses

sd card sudah terinstall raspbian dan siap digunakan untuk first boot pada Raspberry pi dengan username default pi dan password default raspberry

nah selanjutnya yang menjadi permasalahan adalah, bagaimana mengakses raspbian yang telah terinstall tanpa monitor, keyboard, dan mouse fisik?, karena saya sendiri juga tidak memiliki monitor saat ini di rumah, dan bila adapun menurut saya cukup ribet juga dengan memasang pheriperal tersebut kalau hanya sebentar saja menggunakan si Raspberry pi ini, terlebih kalau di lab kampus, seluruh monitornya masih belum support port HDMI, jadi butuh HDMI to VGA converter yang menambah keribetan. Namun saya menemukan solusi dari masalah tersebut, untuk cara ini kita hanya memerlukan 1 buah kabel UTP (LAN) sebagai penghubung antara Laptop/PC kita dengan perangkat Raspberry pi, untuk pengaturan dan cara menghubungkanya bisa kita ikuti langkah berikut.

Pertama kita buat sebuah file kosong dengan nama “ssh” pada partisi boot di sdcard yang telah terinstall raspbian untuk mengaktifkan sementara ssh 

kemudian beralih ke partisi rootfs pada sdcard yang telah terinstall raspbian menuju direktori /etc, disana akan ditemukan file dhcpcd.conf, di perlukan mengedit file ini untuk mengatur ip, disini saya menggunakan static ip dengan settingan seperti berikut

interface eth0 ## device ethernet
static ip_address=98.0.0.10/24 ## ip Raspberry pi 98.0.0.10

setelah itu diperlukan penyesuaian network di laptop juga agar agar dapat terkoneksi dengan Raspberry pi, untuk pengaturan yang biasa saya gunakan seperti berikut

setelah itu coba kita nyalakan raspi dengan sd card yang telah terinstall raspbian tadi, kemudian kita hubungkan dengan kabel lan dengan laptop, kemudian coba lakukan ssh ke ip Raspberry pi yang telah di setting tadi

selanjutnya apa bila sudah bisa masuk ke system raspbian , pertama di perlukan mengaktifkan ssh secara permanen dengan raspi-config, dengan caram mengetikan di ssh sudo raspi-config lalu pilih interfacing options, setelah itu pilih ssh untuk mengaktifkanya, kemudian pilih finish, dengan demikian raspi dengan raspbian yang telah terinstall didalamnya telah siap digunakan secara remote.

Sekian tulisan dari pengalaman saya dalam menginstall dan mengakses sebuah Raspberry pi semoga dapat bermanfaat, mohon maaf bila ada kesalahan dalam penulisan artikel ini, dan bila ada kritik, dan saran bisa langsung berkomentar di kolom komentar di bawah, terimakasih dan sampai jumpa di tulisan saya yang lain.

Share This Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *