Tombol Kombinasi Pada GNU/Linux Dalam Keadaan Darurat

Pasti pernah merasa kesal dengan keadaan freeze atau not responding pada komputer kita, mau dimatikan paksa dengan menahan tombol power tapi takut memperpendek usia harddisk. Untuk menyelamatkan dari kondisi freeze atau ot responding, GNU/Linux punya beberapa tombol kombinasi darurat. Ada beberapa yang memang sudah tertanam dalam kernel Linux tapi harus diaktifkan oleh user dan ada pula bantuan pihak ketiga dengan menginstall apliaksi tambahan. Penyebab Freeze atau Not Responding bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti lagi asyik multitasking tapi tidak sadar diri terhadap RAM yang dimiliki cukup kecil walau sudah ditolong dengan swap tapi tetap saja tidak tertolong. Dan bisa juga karena aplikasi terlalu banyak memakan resource cpu sehingga freeze.

1.TTY

sumber: askubuntu

Gambar diatas adalah tampilan tty pada Ubuntu 18.04. Teletypewriter atau sering disebut dengan TTY, menurut Wikipedai tty merupakan perintah Unix yang mencetak nama berkas yang terhubung ke input standar melalui output standar. Atau sering saya sebut dengan masuk ke dunia hitam :D, karena satu layar penuh berwarna hitam karena mengakses virtul console walau pakai zsh warna-warni di tty tidak terlalu berpengaruh banyak. Untuk mengakses TTY cukup dengan kombinasi ctr + alt + f1-f6 atau ctr + alt + fn + f1-f6, setelah masuk tty kita bisa kill aplikasi mana yang memakai ram atau resource cpu yang paling banyak. Kalau saya sendiri, langsung reboot saja atau memulai xserver baru dengan perintah startx tapi saat startx pada virtual console kadang mengalami kegagalan.

2.REISUB

REISUB merupakan kependekan dari Reboot Even If System Utterly Broken. REISUB sendiri adalah fitur bawaan kernel Linux dan perlu pemgaktifan agar bisa menikmati tombol kombinasi ini saat darurat. Untuk cek REISUB ini sudah aktif atau belum bisa menggunakan perintah:
cat /proc/sys/kernel/sysrq

Hasil cat 16

Jika output selain 1, berarti fitur REISUB masih belum aktif. Untuk mengaktifkan dengan perintah sysctl kernel.sysrq=1 atau echo “1” > /proc/sys/kernel/sysrq tapi perintah tadi hanya mengaktifkan sementara saat reboot akan kemabali non aktif. Untuk mengaktifkan secara permanen kita harus buat file baru di /etc/sysctl.d dengan nama 99-sysctl.conf. Pada file 99-sysctl.conf kita isi dengan:
kernel.sysrq = 1


File 99-sysctl.conf

Agar konfigurasi tadi berjalan, kita reboot terdahulu setelah menyimpan file konfigurasinya. Setelah reboot coba jalankan perintah cat /proc/sys/kernel/sysrq apakah output masih 16 atau 1. Jika sudah 1, konfigurasi sudah benar. Jika masih selain angka 1, perlu pengecekan penulisan nama file atau isi file konfigurasinya. Bila sudah aktif maka tombol kombinasi ini akan aktif:
Alt + SysRq + r Unraw Ambil kendali keyboard kembali dari X.
Alt + SysRq + e Hentikan Kirim SIGTERM ke semua proses, yang memungkinkan mereka untuk mengakhiri dengan anggun.
Alt + SysRq + i Kill Kirim SIGKILL ke semua proses, memaksa mereka untuk segera mengakhiri.
Alt + SysRq + s Sinkronkan data Siram ke disk.
Alt + SysRq + u Unmount dan remount semua sistem file hanya-baca.
Alt + SysRq + b Reboot Reboot

Tambahan:
Pada laptop yang menggunakan kunci Fn untuk membedakan SysRq dari PrtScrn, mungkin sebenarnya tidak diperlukan untuk menggunakan kunci Fn (mis. Alt + PrtSc + huruf bisa berfungsi). Pada sebagian laptop Lenovo, SysRq sering dikonfigurasi sebagai Fn + S. Untuk menggunakannya tekan dan tahan Alt lalu tekan Fn + s, lepaskan Fn dan s masih menahan Alt diikuti dengan tombol di atas. Anda mungkin perlu menekan Ctrl bersama Alt. Jadi misalnya, pintasan kunci penuh adalah Ctrl + Alt + SysRq + b.

3.Xkill

Xkill pada terminal

Xkill ini bisa merubah pointer mousemu menjadi tengkorak :B, xkill adalah aplikasi tambahan untuk kill x resources secara GUI. Ukuran aplikasinya kecil tapi cukup powerfull kok untuk kill process aplikasi yang ngefreeze atau not responding, untuk instalasinya juga cukup mudah dan hampir di semua Software Centre distro Linux ada atau via terminal.
Instalasi xkill di Ubuntu/Mint/Debian:
sudo apt-get install xorg-xkill
Instalasi xkill di Arch/Manjaro:
sudo pacman -S xorg-xkill
Untuk menajalankan xkill, ketik perintah “xkill” pada terminal
Biar xkill gak perlu dipanggil lewat terminal, kita butuh mendefinisikan xkill ke keyboard shortcut. Buka “System Setting” dan pilih “Keyboard“, pilih tab “Keyboard Custom” atau “Aplication Shortcut”.

Menu Aplication Shortcut

Klik Add dan pada popup menu baru ketik “xkill” dan definisikan tombol kombinasi untuk xkill. Disini saya mendefinisikan xkill dengan Shift+Ctrl+Del.

Xkill dengan pintasan shift+ctrl+delete

Bila ada tambahan dan yang kurang silahkan dikomentar saja nanti saya update kok :), ini juga merupakan tulisan pertamaku pakai wordpress jadi masih radak berantakan.

Referensi Tulisan:

Grup Telegram Manjaro Indonesia
https://askubuntu.com/questions/481906/what-does-tty-stand-for
https://en.wikipedia.org/wiki/TTY
https://wiki.archlinux.org/index.php/Keyboard_shortcut


Share This Post

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *